alkisah

Alkisah seorang pengamat alam sedang berjalan di hutan gunung yang tak tersentuh manusia.

Si pertapa ini sedang menuju puncak untuk menyaksikan keindahan ciptaan Sang Maha Kuasa.

Di tepi lembah curam, ia terpeleset jatuh dari hutan gunungnya.

Terperosok jatuh ke peradaban dan terperangkap di dalamnya.

Di sini dia lihat hiruk pikuk dan rumitnya urusan manusia. Suatu pemandangan yang kusut.

Dunia yang bukan dunianya.

Tetapi, di sini dia mengenali suatu wujud raksasa yang menyeramkan.

Tangan-tangannya menggenggam dunia, mengguncangnya.

Roh-rohnya bersemayam di hati manusia-manusia yang kemudian menjadi pengikutnya.

"Keserakahan akan hal-hal duniawi", ini namanya.

Segelintir orang berusaha melawan sang raksasa. Lebih sedikit lagi bertahan dari gerusannya.

Si pertapa tercenung. Sang raksasa ini pun suatu saat akan memakan hutan gunung serta segala makhluk seisinya yang ia cintai.

Karena ia tak bisa pergi, ia memilih bergabung dalam perlawanan, berbekal perangkap cahaya dan pena yang ditemukannya di jalan. Serta kekuatan panggilan dan penyertaan.

Ia memilih ikut melawan. Meskipun ia tahu, baru di akhir dunia sang raksasa akan kalah.

Lalu di akhir masanya, si pertapa akan bertemu kembali dengan hutan gunung yang dicintainya.

Sang penyendiri ini, tiada yang mengenalinya. Ia tak punya nama.

Comments