Menengadahkan telinga ke surga
Menanti panggilan yang meneguhkan
Tapi tak terdengar apa-apa
Sunyi
Hanya sunyi
Menghempaskanku dalam kebimbangan
Ku tak bisa lupakan mimpi lama
Dari idealisme yang satu
Haruskah ku melangkah ke idealisme kedua?
Bisakah?
Hanya sunyi
Mengehempaskan ku kepada lelap
Berkepanjangan
Kupingku memang kotor
Tak layak mendengar panggilan surga
Tapi ku tetap menanti
Dan menanti
Tapi waktu telah habis
Dan muncullah suara kecil dalam hati
"Jalani dulu cita-cita keduamu ini
Hidupilah itu
Dan tak lama kau akan menemukan panggilanmu
Suara yang meneguhkanmu untuk melangkah
Menuju makna hidupmu"
Jakarta, 13 Agustus 2009
Menanti panggilan yang meneguhkan
Tapi tak terdengar apa-apa
Sunyi
Hanya sunyi
Menghempaskanku dalam kebimbangan
Ku tak bisa lupakan mimpi lama
Dari idealisme yang satu
Haruskah ku melangkah ke idealisme kedua?
Bisakah?
Hanya sunyi
Mengehempaskan ku kepada lelap
Berkepanjangan
Kupingku memang kotor
Tak layak mendengar panggilan surga
Tapi ku tetap menanti
Dan menanti
Tapi waktu telah habis
Dan muncullah suara kecil dalam hati
"Jalani dulu cita-cita keduamu ini
Hidupilah itu
Dan tak lama kau akan menemukan panggilanmu
Suara yang meneguhkanmu untuk melangkah
Menuju makna hidupmu"
Jakarta, 13 Agustus 2009
Comments